Pada kali ini kita membahas tentang concrete pump. Sesuai dengan namanya concrete : beton pump : pompa, digunakan untuk mempermudah penyaluran beton cair dari mixer truck ke area pengecoran. Concrate pump digunakan dengan pertimbangan efesiensi waktu, Lokasi pengecoran yang sulit dicapai dari Lokasi proses pencampuran dan menggantikan metode manual yang memakan banyak waktu dan tenaga.
Menurut temanK3abadi concrete pump masuk ke mesin produksi atau pesawat angkat pesawat angkut?
Sesuai dengan penjelasan di atas kita bisa aplikasikan ke permenaker 8 tahun 2020 pasal 1
Pesawat Angkut adalah pesawat atau peralatan yang dibuat dan dikonstruksi untuk memindahkan benda atau muatan, atau orang secara horisontal, vertikal, diagonal, dengan menggunakan kemudi baik di dalam atau di luar pesawatnya, ataupun tidak menggunakan kemudi dan bergerak di atas landasan, permukaan maupun rel atau secara terus menerus dengan menggunakan bantuan ban, atau rantai atau rol.
dimana alat concrete pump yang dibuat untuk memindahkan muatan betorn secara horizontal, vertical, diagonal.
Bagaimana Cara Kerja dari Concrete Pump?
Berikut ini adalah cara kerja dari Concrete Pump:
- Persiapan: Persiapkan concrete pump, mixer truck, dan bahan-bahan seperti beton yang sudah diolah.
- Pengisian: Aduk beton dalam mixer truck dan salurkan ke dalam concrete pump hopper atau gerbong utama.
- Pemompaan: Beton dipompa oleh mesin melalui saluran pipa concrete pump ke lokasi pengecoran.
- Pengecoran: Beton dialirkan ke area pengecoran dan diatur alirannya oleh operator.
- Penyelesaian: Setelah proses pengecoran selesai, bersihkan peralatan dan pastikan semua langkah kerja telah dilakukan dengan baik.
Atau simple nya bisa cara kerja dari concrete pump adalah
- Semen, kerikil, pasir dan air yang merupakan bahan dasar dari adukan semen diproses oleh truk molen.
- Hasil pencampuran dari truck molen tersebut akan didistribusikan ke dalam concrete pump hopper atau gerbong utama penyimpanan hasil adukan.
- Adukan beton tersebut akan dipompa oleh mesin hingga naik ke saluran pipa concrete pump.
- Beton tersebut akan dialirkan ke area pengecoran dan diatur alirannya oleh operator sesuai dengan daerah mana yang akan di cor.
Proses kerja concrete pump memungkinkan pengecoran menjadi lebih cepat, efisien, dan efektif, serta mengurangi risiko segregasi beton. Segresi sendiri adalah pemisahan dari berbagai bahan campuran beton, yaitu kecenderungan butir-butir kasar untuk lepas dari campuran beton.
Apa Saja Komponen Komponen Yang Ada Di Concrete Pump?
- Sistem Pompa Beton
a. Silinder Hydraulic: Silinder hidrolik adalah bagian yang memompa beton dari tempat pencampuran ke pipa pengecoran. Tekanan hidrolik dihasilkan untuk mendorong beton melalui sistem.
b. Pompa Piston atau Pompa Rotor: Pompa piston atau rotor digunakan untuk menciptakan tekanan yang memindahkan beton. Pompa ini berfungsi memompa beton dari hopper ke pipa pengecoran.
c. Hopper: Hopper adalah tempat di mana beton yang akan dipompa ditempatkan sebelum dipompa ke sistem. Hopper memiliki pintu yang dapat dibuka untuk memungkinkan beton masuk ke dalam silinder hidrolik.
- Sistem Pengecoran Beton
- Pipa Pengecoran (Delivery Pipeline): Pipa ini adalah saluran melalui mana beton dipindahkan dari pompa ke lokasi pengecoran. Pipa ini dapat terbuat dari baja atau bahan yang fleksibel, tergantung pada jenis concrete pump.
- Nozzle: Nozzle atau ujung pipa adalah bagian akhir dari pipa pengecoran tempat beton keluar. Operator mengarahkan nozzle untuk menentukan lokasi dan pola pengecoran.
- Sistem Penggerak dan kendali
- Mesin Penggerak: Mesin penggerak memberikan daya untuk menjalankan pompa hidrolik dan sistem mekanis lainnya pada concrete pump.
- Panel Kontrol: Panel kontrol adalah antarmuka yang digunakan oleh operator untuk mengontrol fungsi dan operasi concrete pump. Operator dapat mengontrol arah, kecepatan, dan tekanan beton.
- Sistem Hidrolik
- Pompa Hidrolik: Pompa hidrolik menghasilkan tekanan hidrolik yang diperlukan untuk menggerakkan silinder hidrolik dan komponen hidrolik lainnya.
- Silinder Hidrolik: Silinder hidrolik bertanggung jawab untuk memompa beton melalui pipa pengecoran dengan mendorong piston atau rotor.
- Struktur pendukung
- Chassis: Chassis atau kerangka adalah struktur dasar yang membawa dan menopang seluruh concrete pump. Chassis biasanya dipasang di atas truk untuk mobilitas.
- Outrigger: Digunakan untuk menjaga kestabilan concrete pump selama operasi. Ini dapat berupa kaki-kaki atau sistem stabilisasi lainnya.
- Sistem Pendingin
- Sistem Pendingin: Beberapa concrete pump dilengkapi dengan sistem pendingin untuk menjaga suhu mesin dan komponen hidrolik agar tetap dalam batas suhu yang aman.
- Sistem Pemantauan dan Keamanan
- Sensor dan Pemantauan: Sensor dan sistem pemantauan digunakan untuk memantau tekanan, suhu, dan kondisi operasional lainnya pada concrete pump.
Dimana Pengaplikasian dari Concrete Pump?
- Konstruksi Gedung Tinggi
Concrete pump sangat umum digunakan dalam konstruksi gedung tinggi. Mampu mencapai ketinggian yang sulit dijangkau secara manual, concrete pump memungkinkan pengecoran beton pada berbagai tingkat dan area dalam gedung yang tinggi.
- Pembangunan Jembatan
Proyek pembangunan jembatan memerlukan pengecoran beton yang presisi untuk struktur yang kuat dan tahan lama. Concrete pump digunakan untuk mencapai area yang sulit dijangkau, seperti pondasi tiang atau elemen struktural tertentu.
- Proyek Infrastruktur
Dalam proyek – proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan, terowongan, dan bendungan, concrete pump digunakan untuk mengecor permukaan yang luas dan memastikan ketebalan dan kekuatan yang konsisten.
- Konstruksi Kolom dan Balok
Pada proyek-proyek bangunan konvensional, seperti konstruksi kolom dan balok, concrete pump membantu dalam pengecoran beton di area-area yang terbatas dan memberikan presisi yang diperlukan untuk struktur tersebut.
- Proyek Permukaan Horizontal
Pada proyek-proyek yang melibatkan pengecoran lantai, trotoar, dan permukaan horizontal lainnya, concrete pump digunakan untuk mendistribusikan beton secara merata dan cepat.
- Renovasi dan Pemeliharaan
Dalam proyek renovasi atau pemeliharaan, concrete pump dapat digunakan untuk mengganti atau memperbaiki bagian bangunan yang sulit dijangkau, seperti kolom atau dinding yang terletak di lokasi yang terbatas.
- Pengecoran Struktur Kompleks
Pada proyek-proyek yang melibatkan pengecoran struktur kompleks dengan bentuk yang rumit, concrete pump membantu dalam menangani tantangan pengecoran di area-area yang sulit diakses.
- Konstruksi Perumahan
Dalam konstruksi perumahan, terutama proyek-proyek dengan rumah-rumah bertingkat, concrete pump digunakan untuk pengecoran dinding dan struktur vertikal lainnya.
- Proyek Industri
Pada proyek-proyek industri, seperti pabrik atau fasilitas produksi, concrete pump membantu dalam pengecoran lantai dan struktur yang diperlukan untuk mendukung operasi industri.